Sponsor

Showing posts with label Meoptimalkan Windows 7. Show all posts
Showing posts with label Meoptimalkan Windows 7. Show all posts

Thursday, 8 March 2012

Cara Mengubah Background Folder pada Windows 7

Mungkin Anda pengguna Windows sudah banyak yang tahu cara mengubah background sebuah folder pada Windows XP. Caranya yaitu dengan membuat sebuah file bernama desktop.ini yang dibuat dengan notepad pada folder yang Anda ingin rubah backgroundnya. Isi dari file desktop.ini tersebut adalah sebagai berikut:
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
IconArea_Image=nama-gambar.jpg
Nama-gambar pada kode diatas diganti dengan nama file gambar yang Anda inginkan. Misalnya background.jpg, latar.gif, bunga.png.
Namun, ketika trik mengubah background folder tadi digunakan pada Windows 7, hasilnya tidak seperti di Windows XP. Gambar background dari folder tidak berubah sama sekali. Lalu, bagaimana cara mengubah background folder pada Windows 7?
Cara mengubah gambar latar sebuah folder di Windows 7 hampir sama dengan di Windows XP. Anda bisa menggunakan sebuah file desktop.ini, namun kode yang dimasukkan pada file tersebut berbeda. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mengubah background folder pada Windows 7:
  1. Pastikan Anda logon sebagai Administrator.
  2. Buka Notepad dengan mengklik Start » Run. Ketik “notepad” (tanpa tanda petik) dan tekan Enter.
  3. Pada jendela notepad, ketik kode berikut:
    [AveFolder]
    IconArea_Image=lokasi dan nama-gambar.jpg
    Contohnya: Saya ingin mengubah background drive C: saya dengan menggunakan sebuah gambar yang bernama Windows-7.jpg untuk dijadikan background. Gambar tersebut berada di drive D: pada folder Wallpaper. Jadi path gambar tersebut adalah D:\Wallpaper\Windows-7.jpg. Untuk itu, kode yangh saya ketik menjadi:
    [AveFolder]
    IconArea_Image=D:\Wallpaper\Windows-7.jpg
    Jika gambar yang Anda gunakan berada satu folder dengan file desktop.ini, Anda cukup mengetik nama gambar saja. Misalnya Windows-7.jpg.
  4. Setelah itu, simpan dengan nama desktop.ini dengan mengklik menu File » Save As. Pada jendela Save As beri nama file “desktop.ini” (tanpa tanda kutip) dan pilih All Files (*) pada File Types. Terakhir klik save.
    Perhatian:
    Simpan file desktop.ini tersebut pada folder yang ingin diubah background-nya.
  5. Save As Desktop.ini
Kini lakukan refresh pada folder yang Anda ubah backgroundnya dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Anda juga bisa menutup dan membuka kembali Windows Explorer Anda dan arahkan ke folder yang Anda ubah backgroundnya. Apakah background folder tersebut berubah? Jika belum coba periksa kembali kode Anda atau lokasi serta nama file gambar Anda.
Mengubah background folder
Sekian tips singkat cara mengubah background folder pada Windows 7. Semoga bermanfaat. Jika Anda mengalami kesulitan dengan tutorial ini, coba gunakan software Windows 7 Folder Background Changer yang bisa Anda baca artikelnya di Cara Mengubah Background Folder Windows 7 (Cara 2). Selamat mencoba!
READ MORE - Cara Mengubah Background Folder pada Windows 7

Menghilangkan Kata “Shortcut” Ketika Membuat Shortcut

ShortcutUntuk lebih mudah mengakses sebuah file, folder ataupun aplikasi di Windows, biasanya Anda akan membuat sebuah shortcut ke file, folder atau aplikasi tersebut. Cara membuat shoftcut, saya rasa sebagain besar atau bahkan semua pengguna komputer sudah bisa. Anda tinggal melakukan klik kanan pada file atau folder, kemudian memilih menu Create Shortcut. Biasanya shotcut ditandai icon berisi tanda panah dan kata “Shotucut” dibelakangnya (Windows 7 dan Vista) atau “Shortcut to” di depannya (Windows XP). Agar kelihatan lebih rapi dan bagus biasanya saya sendiri menghapus kata “shortcut” tadi. Mungkin Anda juga melakukannya. Namun, kadang-kadang saya sedikit bosan melakukan hal ini. Setiap membuat shortcut, saya harus melakukan rename untuk menghilangkan kata “shortcut”. Mungkin Anda juga merasa seperti itu. Lalu bagaimana solusinya agar ketika kita membuat shortcut, Windows tidak menambahkan imbuhan kata “shortcut”?
Ada sebuah cara menghilangkan kata “shortcut” ketika membuat shortcut secara otomatis. Trik ini bisa Anda lakukan dengan melakukan sedikit perubahan pada salah satu value di registry. Tidak usah khawatir. Tips ini aman untuk system Anda. Namun, saya sarankan Anda membuat sebuah backup dari value tersebut registry atau membuat restore point sebelum melakukan perubahan.
Jika Anda sudah membuat sebuah backup value registry tadi atau membuat sebuah restore point, berikut cara menghilangkan imbuhan “shortcut” ketika membuat shortcut di Windows XP, Vista dan Windows 7:
  1. Buka Registy Editor dengan mengklik Start » Run. Ketik “regedit” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
  2. Pada jendela Registry Editor, buka key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer. Selanjutnya, pada jendela value editor di sisi kanan, klik dua kali value link untuk mengubah nilainya.
  3. Link Value
    Klik gambar untuk memperbesar
  4. Di jendela Edit Binary Value, ubah nilainya menjadi 00 00 00 00. Kemudian klik OK untuk menyimpannya.
  5. Edit Binary Value
  6. Tutup jendela Registry Editor dan restart komputer.
Setelah komputer restart dan Anda login kembali ke Windows, cobalah membuat sebuah shortcut dari sebuah file dengan mengklik kanan file tersebut dan pilih Create Shortcut. Apakah imbuhan “Shortcut” (Windows 7 dan Vista) atau awalan “Shotcut to” (Windows XP) masih muncul? Jika belum coba ulangi langkah-langkah di atas. Pastikan Anda mengubah value binary menjadi 00 00 00 00 seperti pada gambar.
Jika Anda ingin mengembalikannya seperti semula, Anda tinggal ikuti lagi langkah-langkah tadi. Namun, pada jendela Edit Binary Value ubah nilai menjadi 1E 00 00 00 untuk Windows 7/Vista dan 16 00 00 00 untuk Windows XP. Namun, jika Anda malas untuk melakukan editing registry, Anda bisa mendownload file registration entries yang sudah saya buatkan yaitu:
  1. RemoveShotcut-Win7.reg untuk menghilangkan kata shortcut di Windows 7 dan Vista
  2. RestoreShotcut-Win7.reg untuk mengembalikannya seperti semula
  3. RemoveShotcut-WinXP.reguntuk menghilangkan kata shortcut di Windows XP
  4. RestoreShotcut-WinXP.reg untuk mengembalikannya seperti semula.
Keempat file tadi telah saya kemas dalam 2 file .zip dan bisa Anda download melalui link di akhir artikel.
Sekian cara menghilangkan kata “Shortcut” ketika membuat shortcut di Windows. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
READ MORE - Menghilangkan Kata “Shortcut” Ketika Membuat Shortcut

Tips Mempercepat Proses Shutdown Windows 7

Untuk mengurangi waktu tunggu agar sebuah proses terhenti, seperti yang saya katakan diatas Anda dapat melakukan sedikit perubahan pada Registry windows. Dengan mengurangi waktu tunggu ini maka proses shutdown dapat dipercepat beberapa detik lagi. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Klik Start » Run, ketik regedit dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor.
  2. Pada jendela Registry Editor, buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control.
  3. Di sisi jendela sebelah kanan, klik dua kali (double click) value WaitToKillServiceTimeout untuk mengubah nilainya.
  4. Registry CurrentControlSet Control
    Klik gambar untuk memperbesar
  5. Selanjutnya, di jendela Edit Value, ubah nilai menjadi 2000 (2 detik). Jadi waktu tunggu yang dibutuhkan sebelum sebuah proses yang tidak merespon dihentikan adalah 2 detik.
  6. Edit String
  7. Terakhir tutup Registry Editor.
Sekian tips mempercepat proses shutdown Windows 7. Tips ini akan mempersingkat proses shutdown Windows 7 Anda sekitar 10 detik. Pada artikel selanjutnya, saya akan memberikan tips mempersingkat waktu shutdown pada Windows XP. Selamat mencoba!
READ MORE - Tips Mempercepat Proses Shutdown Windows 7

Membuat Loading Windows 7 Lebih Cepat

Windows 7 Logo

Walaupun Windows 7 sudah cukup sangat cepat tapi kadang-kadang kenapa masih saja terasa lambat di komputer kita.


Berikut ini saya memberikan sedikit tips untuk mempercepat Loading Windows 7.

Okeylah langsung aja yah !

1. Pada Desktop klik kanan ikon Computer atau jika tidak ada ikon Computer klik start >> klik kanan menu Computer lalu klik Properties. Lalu klik Advanced system settings terus klik setting.

Tweaking Windows 7
Akan terbuka windows lagi. uncheck visual effect yang tidak penting :
  • Enable Aero Peek ( Jika tidak ingin menggunakan Aero Peek feature)
  • Enable desktop composition ( Jika tidak ingin menggunakan Windows Aero theme)
  • Enable transparent glass ( Jika tidak ingin menggunakan transparan in Windows)
  • Show thumbnails instead of icons (Jika tidak ingin menampilkan thumbnails in Explorer)
  • Show window contents while dragging ( Jika tidak ingin menampilkan animasi drag )
  • Smooth edges of screen fonts ( Jika tidak ingin menampilan smooth font )
  • Use drop shadows for icon labels on the desktop ( Jika tidak ingin bayangan di ikon desktop )
  • Use visual styles on windows and buttons ( Jika tidak ingin menggunakan Windows Aero atau Basic theme)
Jika sudah Klik OK.
Tweaking Windows 7

2. Selanjunya buka Windows Explorer lalu ke Organize -> Folder and Search Options >>. klik pada tab View. Terus uncheck berikut ini :
  • Display file size information in folder tips
  • Hide extensions for known file types
  • Show encrypted or compressed NTFS files in color
  • Show pop-up description for folder and desktop items
Tweaking Windows 7
3. Di Desktop klik kanan ikon Computer dan klik Manage.
Terus ke Services & Applications -> Services. Disini kamu bisa matikan beberapa services yang tidak penting. ubah menjadi tidak start automatically sehingga membuat start up lebih cepat.
Tweaking Windows 7
4. Buka kotak dialog Run dengan cara klik start Run atau Win Key + R 
Terus klik tab Startup. Kamu bisa mematikan startup yang tidak berguna.
Tweaking Windows 7
5. Buka kotak dialog Sound di Control Panel atau dengan cara ketik mmsys.cpl di kotak Run. Ke tab Sound ubah memjadi no sound
Tweaking Windows 7
6. Coba juga cara ini :
  • Defrag hard disk secara rutin
  • Install software yang penting saja
  • Update driver terbaru
  • Update Antivirus terbaru
Selamat mencoba !
READ MORE - Membuat Loading Windows 7 Lebih Cepat

Thursday, 1 March 2012

10 Cara Mempercepat Kinerja Windows 7


Apa kabar sobat….? Kesempatan ini saya akan coba share 10 Cara Mempercepat Kinerja Windows 7. Cara ini saya rangkum dari berbagai sumber dan sebagian menurut pengalaman saya sendiri. Menurut saya pada saat ini sebagian besar pengguna komputer, baik itu PC maupun laptop, menggunakan Operating System (OS) terbaru buatan raksasa software Microsoft yakni Microsoft Windows 7. Sebelum membahas lebih jauh, beberapa hal yang harus agan perhatikan dalam menginstall OS yang satu ini, karena pada dasarnya, Windows 7 memiliki tingkat kecepatan dan kinerja yang lebih baik plus dukungan interface yang bagus, dibanding OS sebelumnya. Beberapa hal yang meski diperhatikan adalah pastikan hardware PC atau Laptop kamu mendukung sistem minimum yang diperlukan untuk instalasi Windows 7, diantaranya :

  1. Processor 2 GHz DualCore
  2. RAM DDRII 1 GB
  3. Harddisk 20 GB

Jika spake hardware sudah memenuhi persyaratan di atas lakukan Install OS Windows 7, dan perhatikan 10 langkah di bawah ini untuk lebih mempercepat lagi kinerja Windows 7 pada PC atau Laptop agan tanpa bantuan software lain,

1. Hapus Program Yang Tidak Penting
Perhatikan program yang tidak penting atau yang tidak pernah agan pakai yang terinstall dalam PC atau Laptop agan, hapus program tersebut karena program itu akan memakan resource agan, baik di harddisk maupun RAM, uninstall saja dengan cara :
klik [Start] klik [Control Panel] klik [Uninstall a Program] hapus program.

2. Defragment Harddisk
Defragment Harddisk dilakukan untuk memperbaiki harddisk ‘fragmented’ atau ‘fragmentasi’. Ini disebabkan PC atau Laptop terlalu sering diinstall atau uninstall program. ‘Fragmented’ atau ‘fragmentasi’ harddisk menimbulkan kinerja PC atau Laptop menurun karena Fragmentasi pada harddisk membuat PC atau Laptop bekerja extra keras, karena harddisk mencari data/file/program di lokasi yang terpencar-pencar.
Defragment Harddisk bisa anda lakukan dengan cara :
klik [Start] klik [All Program] klik [Accessories] klik [System Tools] klik [Disk Defragmenter] lakukan Defragment Harddisk pada semua driver PC atau laptop agan.

3. Kurangi Program Yang Bekerja Pada StartUp
Aplikasi yang bekerja pada waktu StartUp Windows akan secara berjalan secara otomatis saat PC atau Laptop dinyalakan. Itu artinya komputer membutuhkan waktu tambahan untuk membuka program-program tersebut di background. Padahal tidak semua aplikasi tersebut digunakan, ini berakibat PC atau Laptop agan pada waktu StartUp sangat lambat. Untuk menghilangkan aplikasi yang bekerja pada waktu startup lakukan hal berikut,
klik [Start] klik [Run] ketik [MsConfig] klik [OK] klik [Startup] hilangkan centang yang ga penting, klik [OK] restart PC atau Laptop.

4. Backup Font Yang Tidak Digunakan
Font/Huruf yang terinstall di PC atau Laptop umumnya mencapai angka ribuan. Pertanyaannya, berapa persen sih yang sering digunakan? Kecuali agan sering bermain di aplikasi design grafis, tapi jika tidak maka tentu font-font ini sangat jarang tersentuh. Semua font tersebut akan ter-load oleh Windows 7. Pindahkan/Backup font-font tersebut (yang tidak terpakai), dengan cara :
dari [Control Panel] klik [Appearance and Personalization] pilih [Fonts] buat folder baru untuk backup font yang tidak terpakai, pindahkan font yang tidak terpakai pada folder backup.

5. Buang Data Yang Ga Penting
Data yang tersimpan dalam PC atau Laptop membutuhkan ruang harddsik, sebaiknya semua data-data yang menurut agan rasa ga penting di hapus saja. Karena data-data yang memenuhi harddisk bisa membuat kinerja PC atau Laptop agan menjadi lambat. Jangan lupa buang juga data-data yang berada pada kotak sampah atau recycle bin, temporary folder dan cache internet browser. Periksa dulu sisa ruang harddisk agan dengan cara :
klik [My Computer] pada drive yang akan diperiksa klik kanan dan pilih [Properties] (Used Space/Ruang Yang Terpakai dan Free Space/Yang Masih Kosong atau sisa Ruang Kosong).

6. Kurangi Visual Effect
Kurangi sedikit efek-efek yang kurang penting, atau bahkan hilangkan saja jika rasa mengganggu penglihatan agan. Effect Visual Windows 7 ini sangat berpengaruh terhadap kinerja kecepatan Windows 7. Langkah-langkahnya untuk mengurangi/menghilangkan Visual Effect Windows 7 adalah,
klik [Start] kemudian ketik [System Properties Performance] pada kotak [Search] pilih aplikasi yang muncul. Pilih tab [Visual Effects] hilangkan centang yang agan rasa ga penting, terakhir klik [OK].

7. Periksa Virus pada PC atau Laptop
Saya sarankan agar agan selalu memasang Anti Virus yang selalu terUpdate, apalagi jika agan seorang pengguna Internet, maka sangat wajib Anti Virus terinstall pada PC atau Laptop, dan lakukan Scan PC atau Laptop minimal satu minggu sekali. Karena menurut saya Virus dapat menyebabkan PC atau Laptop menjadi lambat kinerjanya, karena Virus biasanya dipanggil pada saat booting dan tinggal di memory. Bahkan beberapa virus sengaja memenuhi memory agan dan memperlambat kerja PC atau Laptop.

8. NonAktifkan System Index Search
Proses Index oleh Windows 7 bekerja setiap waktu dan memakai sejumlah memori. Terlebih lagi, proses ini membutuhkan space tersendiri di harddisk untuk menyimpan file yang terindeks. Semakin banyak file di dalam komputer maka semakin banyak pula kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan. Maka nonaktifkan proses index agar performa Windows 7 agan menjadi lebih baik, dengan cara :
klik [Start] pada kotak [Search] ketik [Services.msc] tekan [Enter] cari [Windows Search] dan pilih [Stop] atau [Disable].

9. Percepat Proses Shutdown
Windows 7 dalam proses shutdown memang sudah cukup cepat, tapi ga ada salahnya jika kita menghendaki yang lebih cepat lagi dari fitur bawaanya, caranya adalah,
klik [Start] ketik [Regedit] pada kotak [Search] tekan [Enter] lalu cari dan buka [HKEY-LOCAL_MACHINE] [SYSTEM] [CurrentControlSet] [Control] bagian kanan klik kanan pada [WaitToKillServiceTimeOut] pilih [Modify] kemudian ubah nilai defaultnya menjadi lebih kecil untuk mempercepat. Klik [OK]

10. Kurangi Service Yang Tidak Diperlukan
Me-nonaktifkan service yang tidak diperlukan dapat meningkatkan kecepatan booting system PC atau Laptop. Berikut diantaranya beberapa service yang saya rasa anda perlu menon-aktifkannya, karena sangat berpengaruh pada kecepatan PC atau Laptop agan, diantaranya :
  • Application Experience;
  • Diagnostic Policy Service;
  • Distributed Link Tracking Client;
  • IP Helper;
  • Offline Files;
  • Portable Device Enumerator Service;
  • Protected Storage;
  • Secondary Logon;
  • Security Center;
  • Tablet PC Input Service;
  • TCP/IP NetBIOS Helper;
  • Windows Error Reporting Service;
  • Windows Media Center Service Launcher.
Langkahnya untuk menon-aktifkan Service tersebut,
klik [Start] ketik [Services] pada kotak [Search] klik kanan pada Service yang ingin agan ubah statusnya, pilih [Properties] pada startup type tentukan yang agan mau, pilihan diantaranya : [Automatic (Delayed Start)] – [Automatic] – [Manual] – [Disable]. Klik [OK] lalu [Restart] PC atau Laptop.
READ MORE - 10 Cara Mempercepat Kinerja Windows 7